Sabtu, 11 Maret 2017

BERSAMA HUJAN

Tak ingatkah kau duhai manusia yang dahulu pernah singgah.
Pohon pun jadi saksi bahwa kita pernah merajut asa.
Dalam keadaan kau dan aku yang mulai melemah.
Terguyur tetes luka dari yang maha kuasa.
Aku dan kau seakan hidup penuh kekuatan.
Saling berkeyakinan semua pasti ada jalan.
Yang terpenting kita tetap dalam ikatan.
Aku pun memelukmu
dengan tubuh gemetaran.
Kenangan itu takkan pernah pergi.
Walau kau kini tak lagi disini.
Walau kau kini tak lagi menanti.
Walau kau kini sudah tak lagi perduli.
Mungkin kurang karungku mengarungi hati indahmu.
Mungkin bahuku tak nyaman lagi untuk pipi indahmu.
Mungkin pelukku tak kuat lagi tahan sedihmu.
Mungkin khayalku tak bisa lagi datangkan senyummu.
Cinta bagai hujan
Yang turun dengan harapan
Cinta bagai genangan
Yang mengotori jalanan.
Tangerang Selatan ,26 November 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar